Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers

Monday, December 1, 2008

Pengobatan Rasional

Daffa 4 thn 1 bln

Bulan ini Daffa terkena batuk dan demam lagi. Rasanya baru kemarin daffa baru sembuh dari batpil sekarang dia terkena lagi. Meski tahu bahwa cuaca saat ini sangat tidak bagus bagi kesehatan dan juga banyaknya orang-orang yang terkena flu yang mungkin menular, rasanya kok gimana sampai daffa bisa terkena batuk demam lagi. Untungnya, kali ini tidak terlalu berat karena daffa masih mau makan dan minum meski porsinya tidak terlalu banyak. Bapak juga tetap yakin bahwa batuk,pilek, demam adalah disebabkan oleh virus dan akan sembuh sendiri yang penting konsumsi cairan dan sebisa mungkin makanan tetap masuk dan dikonsumsi. Yang lebih penting adalah sikap rasional kami sebagai orang tua dalam menghadapinya.

Bila anda adalah orang tua yang memiliki anak, apalagi anak balita, sudah tentu pernah merasakan bagaimana rasanya menghadapi anak yang menderita sakit. Saat anak rewel, tidak bisa tidur diwaktu malam , susah makan, dsb sudah tentu akan menguras pikiran dan emosi. Pilihan untuk segera ke dokter dan menyerahkan segala sesuatunya atas saran dokter umumnya segera anda laksanakan. Tidak perduli apakah treatmen yang dianjurkan dokter itu "tidak benar" atau "kurang tepat", tetap saja akan anda ikuti sepenuhnya. Wong dokter itu adalah ahlinya, pikir anda.

Ternyata, tidak semua orang tua melakukan apa yang saya tuliskan di atas. Ada beberapa orang tua yang berkata "Tidak !!!" atas saran dokter "yang tidak tepat" tersebut. Seperti kisah disebuah milis, seorang ibu membawa anaknya ke dokter anak karena menderita batuk pilek. Saat sang dokter meresepkan berbagai macam obat seperti Antibiotik dan Puyer, ibu tersebut berkata "tidak". Kenapa ibu tersebut melakukan hal tersebut.? Ternyata beliau adalah anggota milis Sehat di yahoogroup. Apa itu milis sehat?

Milis Sehat adalah milis yang didirikan oleh Dr.Purnawati atau lebih sering dipanggil dokter wati dan kawan-kawan yang memiliki tujuan sebagai sarana diskusi dan sharing pengalaman orang tua seputar seluk-beluk kesehatan anak, sehingga diharapkan para orangtua memiliki pengetahuan kesehatan anak yg baik. Selain itu juga, membentuk pola pikir yang kritis dan rasional sehingga para orang tua mampu membina kemitraan yang baik dan sejajar dengan para tenaga medis.

Tujuan utama didirikannya milis sehat itu ternyata mendidik orang tua agar bersikap dan berpikir kritis dan rasional terhadap masalah kesehatan dan pengobatannya. Mengapa sang ibu di cerita diatas berkata "tidak" terhadap resep yang diberikan sang dokter. Ternyata karena sang ibu mengetahui bahwa tidak setiap penyakit harus diobati oleh Antibiotik apalagi hanya batuk pilek dan tidak seharusnya seorang dokter dengan gampangnya mencampur-campur obat menjadi puyer lalu kemudian puyer tersebut "diuji cobakan" kepada pasien .Khusus pemakaian puyer ini, ternyata menurut dokter Wati, hanya ada di Indonesia. Di negara-negara lain bahkan sampai India dan negara Afrika puyer sudah tidak digunakan lagi . Efek negatif puyer bisa dibaca di blog ini http://iamdarmadi.blogdetik.com/2008/11/13/say-no-to-puyer/.

Yang lebih mengagumkan lagi di milis sehat ini adalah bahwa sebagian besar anggotanya adalah dari kalangan wanita dimana umumnya orang beranggapan bahwa wanita lebih mengedepankan perasaan dibandingkan rasio, ternyata tidak berlaku di milis ini. Lihat bagaimana ada seorang ibu yang tetap keukeh tidak memberikan antibiotik ataupun obat keras lainnya kepada anaknya yang sudah batuk-pilek beberapa hari. Meski sebagai ibu dia merasa iba dan prihatin apalagi karena terus didesak dan dipaksa suami dan keluarganya, tapi dia tetap bergeming karena dia tahu bahwa batuk-pilek itu adalah penyakit karena virus yang akan sembuh sendiri dan tidak mungkin hilang karena antibiotik. Ternyata lebih banyak para wanita(ibu) dimilis tersebut yang berpikir secara rasional dan kritis terhadap kesehatan dan pemakaian obat dibanding para lelaki dalam hal ini suami.

Ternyata, pemakaian obat yang tidak rasional tersebut disebabkan karena masyarakat indonesia umumnya senang dengan yang serba instant. Datang ke dokter sekali maunya besok langsung sembuh. Kalau tidak sembuh dianggap sang dokter tidak kompeten dan berpindah ke dokter lainnya. Sang dokter mengantisipasi hal tersebut akhirnya juga berusaha memberikan obat dengan dosis tinggi yang sekali pukul penyakitnya langsung hilang. Misalnya memberikan antibiotik berkadar luas yang dapat mematikan bakteri baik dan bakteri jahat. Akhirnya hal tersebut menjadi budaya yang dapat meningkatkan resistansi obat. Munculnya "superbug" atau bakteri super yang tidak mempan oleh antibiotik yang umum adalah karena pemakaian antibiotik yang sembarangan dan tidak rasional tersebut.

Semoga dengan adanya milis sehat dan juga websitenya di http://www.sehatgroup.web.id/, dapat membantu banyak orang baik masyarakat awam maupun tenaga medis untuk menikmati dan memberikan pelayanan kesehatan dengan lebih rasional.

0 comments: