Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers

Sunday, November 8, 2009

Selamat Ulang Tahun Muh.Daffa Tristan

Daffa 5 Thn

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT, hari minggu kemarin, Daffa tepat berulang tahun yang ke 5.

Semoga dengan pertambahan umur ini dan juga bersama doa kami setiap saat, Daffa bisa menjadi anak yang sholeh, anak yang berbudi luhur, sehat jasmani dan rohani serta senantiasa diberi rahmat , hidayat dan perlindungan oleh Allah sepanjang hidupnya. Amin.

Thursday, October 22, 2009

Belajar Matematika sambil Bercerita

Daffa 4 thn 11 bln

Sebagai orang tua yang bekerja formal senin s.d jum'at, waktu-waktu untuk bersama anak tentu sangat terbatas dan kalau kami hitung, setiap hari kerja, waktu kami bermain bersama Daffa hanya sekitar 2 s/d 3 jam saja yakni maksimal 1/2 jam dipagi hari dan sekitar 2 jam di malam hari. Karenanya kualitasnya kami usahakan sebaik mungkin. Dan waktu-waktu berkualitas itu kami usahakan di malam hari sepulang kerja -sudah tentu diluar hari libur-.

Malam itu, setelah bapak mandi dan makan malam, kami bercengkrama di tempat tidur sambil bermain. Kali ini bapak mengajak daffa bermain matematika lewat cerita. Caranya adalah dengan menceritakan kisah yang disukai Daffa dengan diselipkan pertanyaan hitungan di dalamnya.

Cerita yang digemarinya adalah kisah petualangan seperti kisah Prince Of Persia ataupun Sinbad si Pelaut. Begini kisah dan permainannya :

Suatu hari, Prince Of Persia mendapat tugas kembali dari Raja untuk mencari 10 domba emas yang akan dipersembahkan sebagai hadiah bagi Putri Yasmin. Di Istana sudah ada 20 domba emas dan agar jumlahnya menjadi 30, maka Prince Of Persia harus mencari lagi 10 sisanya.

Prince Of Persia mendapat informasi bahwa domba emas itu ada di negeri awan tapi di jaga oleh raksasa bermata satu. Menggunakan bantuan karpet ajaib dan jin angin, Prince Of Persia pergi ke negeri awan. Disana, sang raksasa penjaga di buat tertidur oleh angin sepoi-sepoi yang dibuat oleh jin angin.

Prince Of Persia berhasil membawa 10 domba emas itu. Tapi, baru 6 domba yang naik ke karpet terbang, sang raksasa terbangun. Akibatnya tidak semua domba bisa dibawa. Berapakah domba yang tersisa ?

Daffa mulai menghitung dengan bantuan tangannya dan pikirannya. "4 !!!", jawab Daffa.

"Bagus", jawab bapak. "Gimana hitungnya Daffa?", taya bapak.
Ternyata Daffa menghitungnya dengan cara mengingat 10 domba di kepala(pikiran) lalu mengurangi dengan menghitung mundur 9, 8, 7, 6. Cara yang sama juga digunakan ketika kisahnya tentang penjumlahan seperti 12 tambah 5 misalnya dimana 12 dikepala dan dilanjutkan dengan menghitung maju 13,14,15,16,17 menggunakan tangannya.

Cerita dilanjutkan sampai kira-kira bapak,ibu atau Daffa yang mengantuk sehingga cerita dihentikan. Kalau kami masih segar, cerita bisa sampai lama dengan penambahan dan pengurangan berganti-ganti diselipkan di dalam cerita.

Cerita biasanya diakhiri dengan kalimat " Akhirnya si ...... berhasil melaksanakan tugasnya", atau " Akhirnya mereka bahagia selamanya". Wah..standard sekali :-D

Wednesday, September 9, 2009

Mari Berasuransi

Daffa 4 Thn 10 Bln
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Ra'jiun. Hari ini rabu 9-9-9, saya pergi melayat ke rekan kantor yang meninggal dunia. Kami biasa memanggil beliau Pak Muji ataupun panggilan "kesayangan" syech Muji karena beliau telah menikah dua kali. Beliau meninggal setelah menjalani perawatan selama hampir sebulan. Perawatan itu dilakukan sebagian di rumah sakit dan sebagian di rumah karena keterbatasan biaya dan limit asuransi dari kantor telah overlimit. Maklum, beliau "hanya" seorang penjaga gudang.

Beliau dirawat cukup lama karena kecelakaan saat mengendarai sepeda bermotor. Akibat kecelakaan itu, beliau sempat koma selama seminggu dan sempat pula dilakukan tindakan operasi selama 2 kali.

Beliau meninggalkan 2 orang anak, satu dari istri pertama yang akhirnya yatim piatu karena ibunya lebih dulu telah meninggalkannya, dan satu lagi dari istri keduanya.

Dari kejadian itu, saya menyadari kembali arti pentingnya asuransi seperti asuransi kesehatan ataupun asuransi jiwa untuk mengantisipasi hilangnya penghasilan dari pencari nafkah utama terhadap keluarga yang ditinggalkan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, biaya hidup selanjutnya maupun biaya pendidikan anak dapat sedikit terbantu dengan Uang Pertanggungan yang keluar saat pencari nafkah utama meninggalkan mereka.

Alhamdulillah, saya sejak lama telah menyadari tentang pentingnya asuransi ini. Sampai saat ini, alhamdulillah saya telah memiliki beberapa jenis asuransi dan investasi seperti asuransi jiwa, kesehatan dan juga investasi untuk biaya pendidikan Daffa maupun masa pensiun. Meski tidak besar, tapi saya menganggap, kesadaran akan pentingnya berasuransi dan berinvestasi berapapun besarnya adalah salah satu bukti cinta kasih saya kepada keluarga dan juga merupakan pelaksanaan perintah Tuhan untuk selalu mempersiapkan masa depan baik di dunia maupun di akhirat.

Karenanya, saya menghimbau kepada pembaca blog ini yang sudah memiliki tanggungan untuk setidaknya memiliki asuransi jiwa. Lebih baik lagi bila dilengkapi dengan asuransi kesehatan dan investasi. Itu merupakan salah satu bukti kasih sayang kita kepada keluarga.

Thursday, July 23, 2009

Yuk Kita Cari Jawabannya

Daffa 4 Thn 8 Bln

Sudah beberapa kali Daffa menanyakan beberapa pertanyaan yang cukup "sulit" bagi kami. Seperti malam itu, kami menonton berita tentang "penangkapan" beberapa anak SD yang sedang "berjudi" di sekitar Bandara Sukarno Hatta (http://www.gatra.com/artikel.php?pil=23&id=128527 ).

Daffa lalu bertanya," Judi itu apa ?". Kami sempat bingung menjawabnya. Akhirnya kami memberikan jawaban sementara bahwa judi merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah dan yang melakukannya adalah dosa sehingga tidak disukai oleh Allah. Daffa lalu bertanya lagi," Kenapa dilarang ?". Kami masih bingung lagi dalam menjawabnya.

Bagi kami, terkadang sesuatu itu sudah diketahui maksudnya tapi sulit untuk menjelaskan definisinya, sehingga, begitu Daffa menanyakan hal-hal yang terasa "sulit" untuk menjelaskan definisinya, maka cara yang paling mudah adalah dengan memberikan contohnya.

Beberapa orang tua, dalam menghadapi hal seperti itu ada yang menjawab sekenanya dan ada pula yang menyediakan sarana untuk menjawab ataupun menjelasakannya seperti dengan mengajak anak melihat kamus bahasa, melihat eksiklopedia ataupun dengan browsing di komputer/Internet.

Pernah juga Daffa menanyakan tentang kenapa Nabi Adam dibuat dari tanah dan bukan dari yang lain. Bila pertanyaan itu dijawab, maka siap-siaplah untuk mendapatkan pertanyaan lanjutan.

Saya pikir, hal seperti itu juga dialami oleh orang tua lainnya, sehingga para orang tua juga di tuntut untuk terus belajar. Dan kewajiban orang tua untuk mencoba menjawabnya meski dengan ucapan " bapak/ibu belum tau" ataupun " yuk kita cari sama-sama jawabannya".

Tuesday, June 30, 2009

Negosiasi

Daffa 4 thn 7 bln

Minggu ini merupakan awal dari libur sekolah. Teman-teman Daffa yang sebelumnya kalau pagi atau siang tidak berada di rumah sekarang ramai bermain di sekitar rumah maupun di taman cluster. Daffa akhirnya juga turut bermain , padahal biasanya dia hanya bermain komputer ataupun beraktifitas yang lain dengan Mbak Nana di rumah.

Akibatnya, jam bermain komputernya biasanya terlewatkan karena asyik bermain dengan teman-temannya tersebut. Ketika dia ingat dan ingin bermain, ternyata sudah diluar jam bermain komputernya.

Semalam, ketika bapak pulang kerja, Daffa mencoba bernegosiasi dengan bapak untuk mengatur kembali jam bermain komputernya tersebut.

Daffa : "Pak, boleh nggak jam bermain komputer Daffa ditambah?"

Bapak : "Kenapa begitu?"

Daffa : "Daffa tadi pagi bermain dengan Kak Chika dan Kak Febri, trus jam 5 sore Daffa bermain ke taman, trus Daffa bermain komputer. Sekarang ( jam 19.30) Daffa pingin main lagi.

Sebagai informasi, jam bermain komputer Daffa adalah jam 9-11, jam 14-15 dan jam 17-19. Bapak memberi kesempatan sehari 3 kali buat Daffa bermain komputer karena biasanya waktu-waktu tersebut tidak full digunakan sehingga ketika Daffa lupa/tidak sempat bermain di pagi hari, maka siang ataupun sore hari masih ada kesempatan. Kali ini mungkin Daffa hanya sempat bermain sekali itupun sebentar sehingga dia merasa kekurangan waktu.

Bapak : " Daffa..., kan bapak sudah memberi waktu bermain komputer Daffa 3 kali sehari, malam ini waktu bermain komputer Daffa sudah habis. Sekarang sudah malam dan besok kan Daffa bisa bermain komputer lagi.

Daffa : "Bagaimana kalau waktu bermain Daffa diganti?"

Bapak : "Memang Daffa maunya jam berapa..?"

Akhirnya Bapak dan Daffa bernegosiasi untuk mencari waktu bermain komputer yang pas bagi Daffa dan juga tidak berlebihan menurut bapak. Kami berdua harus "berdebat" mengeluarkan segala jurus argumentasi untuk meng-gol-kan misi kami ( walahhh...berlebihan sekali :-D ).

Sayangnya, sampai saat terakhir, kami belum mendapatkan keputusan yang baik dan benar yang memuaskan kedua belah pihak :-D . Diskusi kami lanjutkan di kamar dengan topik lain sekaligus membuat suasana menjelang tidur.

Hari ini, bapak meminta ibu dan mbak Nana melihat aktifitas keseharian Daffa untuk memilihkan waktu bermain yang paling pas baginya.

Wednesday, June 17, 2009

Daffa Bingung

Daffa 4 Thn 7 Bln

Beberapa hari yang lalu, Daffa mendapat undangan untuk menghadiri ulang tahun tetangga yang berumur 1 thn. Ulang tahun tersebut akan diadakan pada hari kamis nanti (18 Juni 2009). 

Dalam rangka ulang tahun anak tetangga itulah, bapak dan ibu lalu membeli mainan edukatif berupa kereta kayu. Begitu kami lihat lagi, sepertinya kereta kayu tersebut cukup menarik, khususnya bagi Daffa fikir kami. Kami khawatir kalau dia melihatnya, dia akan meminta mainan kereta kayu tersebut. Akhirnya kami membeli mainan lain buat hadiah ulang tahun, sedang kereta kayu sebelumnya akan kami berikan kepada Daffa.

Sesampai di rumah, ternyata Daffa menginginkan kedua mainan tersebut. Kami lalu meminta kepada Daffa untuk memilih satu dari dua mainan tersebut. Kami lalu menjelaskan bahwa mainan tersebut sebenarnya untuk usia anak yang lebih kecil dari Daffa, tapi supaya adil, kami membelikan juga buat Daffa mainan kereta api.

Daffa sampai berkata," Pak...Daffa bingung ". Untuk memilih salah satu mainan tersebut sangat berat bagi Daffa. Kami sampai harus menunjukkan label dimainan tersebut yang tertulis "1 1/2 " untuk menunjukkan bahwa mainan tersebut untuk anak berumur satu setengah tahun. 

Alhamdulillah, menjelang tidur, Daffa mau mengalah dengan memilih mainan kereta api kayu sehingga kado ulang tahun bisa kami bungkus. Daffa juga semangat membantu kami membungkus mainan tersebut untuk teman barunya.

Thursday, June 4, 2009

Kecanduan Game ?

Daffa 4Thn 6 Bln

Baru saja membaca-baca di blog maupun di situs lain tentang anak yang kecanduan game, baik lewat PS, komputer, HP, game box, dll. Lalu terpikir juga tentang Daffa, apakah dia sudah termasuk kecanduan atau gimana?.

Daffa sendiri saat ini salah satu kegemarannya adalah bermain komputer yang berisi program-program permainan seperti program Boby Bola, Akal Interaktif , game Simutrans maupun game-game lainnya. Bermain di komputer itu sudah sejak lama kami kenalkan setidaknya sejak dia berumur beberapa bulan. Awalnya dengan memutarkan film-film pendidikan lalu dengan bertambahnya umur dengan program yang disesuaikan dengan umur Daffa.

Sejak Daffa mulai bisa bermain komputer sendiri, kami sudah mengantisipasi hal yang berhubungan dengan kecanduan tersebut. Meski belum sempurna ataupun mungkin bukan  yang terbaik, tapi cara tersebut  adalah yang paling cocok yang kami tahu yang bisa diterapkan kepada Daffa. Kami juga tetap belajar ataupun mencari tahu bila ada cara atau metode lain yang lebih baik atau lebih tepat sasaran.

Awal-awal, kami menggunakan jam serta memintanya untuk berjanji sampai jam berapa dia akan bermain komputer. Saat itu cara ini bisa diterapkan karena senin-jum'at masih ada Ungku atau Omanya yang menjaganya, sehingga bisa diingatkan saat dia lupa/ melewati limit waktu sekaligus melatihnya untuk menepati janji.

Saat ini, karena Daffa hanya berdua dengan Mbak Nana di hari senin-jum'at, maka bapak menggunakan cara lain untuk membatasi-nya bermain komputer. Caranya adalah dengan menggunakan program Kids PC Time Administrator. Dengan program ini, kami bisa membatasi jam pemakaian komputer Daffa, misalnya sehari jam-jam berapa saja dia bisa bermain komputer dan ketika waktunya habis, maka komputer akan shutdown sendiri. Program ini juga memungkinkan kita sebagai orang tua membatasi direktori mana saja yang bisa diakses oleh anak sekiranya PC/Laptop yang digunakan digunakan secara bersama oleh anggota keluarga lain. 

Awalnya Daffa terkadang kesal dengan hal tersebut karena disaat dia sedang asyik bermain game misalnya, tiba-tiba PC bisa shutdown sendiri. Tapi dengan diberi penjelasan dan berjalannya waktu, dia sekarang sudah tahu jam-jam berapa saja dia boleh bermain komputer.

Monday, May 4, 2009

Petualangan Tom dan Jerry

Daffa 4 Thn 6 Bln

Setelah malam sebelumnya menulis cerita Tom dan Jerry yang belum selesai. Malam kemarin Daffa mau melanjutkan ceritanya tentang Tom dan Jerry, tapi di kisah yang lain lagi katanya. Kali ini Daffa yang mendiktekan dan ibu yang menuliskannya di kertas. Tugas bapak adalah menuliskan kembali di blog ini :-D

Sambil Daffa bercerita bapak bertanya, kok Tom dan Jerry-nya rukun. "Sekarang kan Tom dan Jerry berteman..", kata Daffa. 

Berikut kisah petualangan Tom dan Jerry yang diceritakan oleh Daffa. :-D

===================================================================

Tom dan Jerry di musim salju.

Hari ini hari sabtu. Tom dan Jerry menyalakan api dirumahnya. Kemudian Tom dan Jerry pergi bermain sky. Tiba-tiba muncul pak matahari yang mencairkan semua salju. Salju itupun mencair kemana-mana. Sampai ke negara Indonesia, kutub utara, eropa. Merekapun terpeleset dari air dan masuk lagi ke musim salju.

Dari kutub utara mereka ke Indonesia dan ke stasiun. Di stasiun, Tom dan Jerry melihat kereta api listrik dan merekapun menaiki kereta api listrik itu. Didalam kereta mereka bisa melihat pemandangan yang indah seperti sawh , pohon, kereta listrik dan lainnya.

Sampai Jumpa.

====================================================================

Sunday, May 3, 2009

Menulis Cerita Tom & Jerry

Daffa 4 Thn 6 Bln

Malam itu bapak sedang membaca kisah "Api Di Bukit Menoreh" karya S.H. Mintardja di laptop di ruang tamu. Daffa dan Ibu sedang di kamar karena waktu tidur sudah menjelang. Jam kira-kira menunjukkan pukul 8.30 malam. Terdengar sayup-sayup perbincangan antara Daffa dan Ibu di kamar. 

Tiba-tiba Daffa keluar kamar. Ketika menemukan bapak sedang asyik di depan laptop, Daffa lalu bertanya," Sedang apa Pak.?". " Ini bapak sedang membaca cerita", jawab bapak. Daffa lalu ikut duduk di samping bapak. Karena tidak tertarik dengan cerita yang isinya tulisan semua, Daffa lalu meminta dicarikan cerita bergambar tentang Tom dan Jerry. Karena bapak tidak memilikinya, akihirnya bapak mengajak daffa untuk bercerita saja.

Daffa lalu meminta bapak membuka program word karena dia ingin menulis ceritanya tersebut. Mulailah dia menulis dengan mengeja satu demi satu kata dan kalimat yang akan dia tulis. Ceritanya tentang Tom dan Jerry. Bapak juga beberapa kali membantu dia mengeja huruf dan kata yang dia kurang tahu, seperti bulldog itu bagaimana tulisannya maupun memperbaiki tulisan jerry yang ditulisnya jeri. 

Sebenarnya masih banyak yang akan ditulis daffa, tapi berhubung bapak juga ingin meneruskan membaca kisah Agung Sedayu, maka bapak membujuk Daffa untuk meneruskan ceritanya besok saja. Egois juga ya bapak. :-D.

Daffa lalu masuk kembali ke kamar dan dengan suara agak keras bercerita kepada ibu. Terdengar oleh bapak kalimat Daffa, "Hebat kan cerita Daffa..Bu..?".

Monday, April 27, 2009

Anti Kekerasan


Sudah beberapa kali saya melihat Daffa mengganti channel TV yang menyajikan acara musik seperti derings, inbox , dahsyat dll dengan channel lain. Saat ditanyakan kenapa, Daffa hanya menjawab bahwa dia tidak suka lagu-lagu. Bahkan disaat dia sedang asyik bermain komputerpun dia segera bergegas mengganti channel musik ke channel lain bila kebetulan kami atau mbak-nya menyaksikan acara tersebut.

Hal ini cukup aneh bagi kami karena biasanya dia senang dengan acara lagu-lagu tersebut. Bahkan Daffa ingat penyanyi maupun lagu-lagunya. Grup seperti PeterPan, Hijau Daun, Samson, dll. Saya yang tidak terbiasa menonton acara tersebut harus mencari di google untuk mengetahui nama acara-acara tersebut diatas.

Belakangan kami diberi tahu alasan Daffa untuk tidak mau menonton acara musik tersebut adalah karena di suatu klip lagu Peter Pan terdapat adegan kekerasan yakni adegan tembak-menembak yang sampai saat inipun belum pernah kami lihat. Akibat adegan tersebut, bahkan Ariel Peter Pan yang biasa bapak sebut Parto Peter Pan :-D pun tidak disenangi lagi oleh Daffa. Ternyata Daffa anti dengan kekerasan.

Di sisi lain ada juga sifat anti kekerasan Daffa yang juga cukup mengkhawatirkan kami saat ini, yakni berhubungan dengan posting Stop Bullying yang pernah bapak tulis sebelumnya. Sampai saat ini Daffa masih mogok bermain ketaman karena tidak ingin berurusan dengan anak yang pernah "mengancamnya" disana. Sudah berbagai cara kami membujuknya untuk bermain kembali disana. Kami juga sudah membelikannya sepeda agar dia bisa bermain disana tapi Daffa tetap tidak mau. Semoga saja hal ini hanya sementara dan dia bisa kembali bermain karena lingkup bermainnya hanya sekitar rumah dan halaman saja jadinya.

Harapan kami dengan Daffa mau bermain ke taman adalah dia bisa berinteraksi dengan anak-anak lain yang sudah tentu banyak manfaatnya bagi dia untuk perkembangan sosialnya. Apakah harapan kami ini berlawanan dengan harapan dia. Semoga saja tidak.

Monday, March 23, 2009

Bermain Maze (Labirin) dan Mencari Perbedaan Gambar ( Spot the Differences )

Daffa 4 thn 4 bln

Sabtu kemarin Daffa menerima konsekwensi atas tindakannya merusakkan remote TV saat dia marah. Konsekwensinya adalah tidak boleh bermain komputer sampai Minggu besoknya. Bapak lalu mengajak Daffa untuk bermain yang lain seperti menggambar dan juga bermain maze atau mencari jalan di labirin.

Bapak dan Daffa bergantian membuat Maze (labirin) lalu bergantian pula mencari jalan keluarnya. Kami menggunakan selembar kertas dan merancang labirin kami masing-masing. Tampaknya dia senang dengan permainan ini dan sedikit menutupi kesedihannya karena tidak boleh bermain komputer hari itu.

Selain itu kami bermain mencari perbedaan dari dua buah gambar yang sama (spot the difference). Untuk permainan ini, kebetulan bapak sudah mempersiapkan beberapa lembar hasil print yang bapak dapatkan dari browsing di Internet. Untuk mendapatkan gambar tersebut bapak mencari di google dengan kata kunci "spot the difference" lalu menyimpannya di USB flash ataupun mencetaknya di printer.

Kedua permainan tersebut maksudnya untuk melatih konsentrasi dan juga ketelitian Daffa.

Sunday, March 22, 2009

Konsekwensi

Daffa 4 thn 4 bln

Sejak seminggu ini, Daffa sedang tertarik dengan game Aladdin yang merupakan game jadul karena keluar sekitar tahun 90-an. Ketertarikannya akan game ini selain karena gambar-gambarnya yang menarik baginya, juga karena dia bisa memainkannya sendiri, tidak seperti game Prince Of Persia yang mirip tapi lebih sulit jadi harus bapak yang lebih banyak memainkannya.

Sabtu lalu, dia sedang asyik bermain game Aladdin ini. Tidak seperti game Prince Of Persia dimana kita bisa menyimpan game level yang sudah kita capai sehingga tidak perlu mengulang dari awal, maka di game Aladdin ini, kalau game over di level 3 misalnya, maka kita harus mengulang dari awal lagi. Hal ini tidak menyenangkan bagi Daffa. Saat itu posisinya berada di level 3 dan nyawa si Aladdin hanya tinggal satu. Karena takut kalah sehingga harus mengulang dari awal, Daffa lalu meminta bapak yang memainkannya.

Saat memainkannya tersebut, bapak juga tidak terlalu mahir sehingga terlihat akan kalah. Daffa lalu marah-marah dan akhirnya benar juga kami harus mengulang dari awal. Daffa lalu meminta bapak memainkannya lagi dengan marah-marah. Karena bapak melihat tingkah Daffa yang kurang patut, bapak lalu menolak dan tidak menggubrisnya. Daffa sambil menangis lalu mengamuk, membuang bantal-bantal kursi, kertas-kertas sampai akhirnya membanting remote TV. Akibatnya, remote tersebut pecah berkeping-keping.

Sambil menahan kesabaran, bapak meng-ultimatum Daffa dengan tidak mengijinkannya bermain komputer sampai hari Senin nanti. Daffa yang melihat remote menjadi hancur lalu terdiam dan mencoba menyusun kembali potongan-potongan remote tersebut tapi tidak bisa. Dia terlihat merasa bersalah dan berkata sendiri, "aduh gimana nih...Daffa jadi bingung...".
Bapak dan Ibu kemudian men-diam-kan Daffa sampai sore hari itu.

Sore hari, ketika Daffa sudah mandi dan suasana sudah mereda, Daffa berkata kepada bapak, " Pak, Daffa kan sudah baik..Daffa mau main Aladdin lagi."
Bapak berkata," Kan tadi bapak sudah bilang bahwa Daffa nggak boleh main komputer sampai hari senin." " Kenapa?", tanya Daffa. Bapak lalu menjelaskan kepadanya bahwa meski Daffa udah baik lagi, tapi Daffa harus bertanggung jawab atas tindakan Daffa yang marah-marah sehingga merusakkan remote TV. Sebagai hukuman atau tanggung jawab Daffa adalah tidak diijinkan bermain komputer sampai hari Senin. Bapak lalu memberi contoh ketika seorang anak merusakkan mainan anak lain, maka selain anak tersebut harus meminta maaf, juga harus mengganti mainan yang dirusakkan tersebut sebagai rasa tanggung jawab. Bapak berharap Daffa mengerti akan hal tersebut. Sebagai ganti bermain komputer, kami bermain dengan permainan lain yang juga menarik.

Esok harinya di hari Minggu, Daffa bertanya lagi kepada Bapak, "Pak...hukuman Daffa masih berlaku?". Bapak kasihan juga mendengarnya dan akhirnya mengijinkan dia bermain komputer tapi mulai sekitar jam 12 siang. Bapak berharap, pesan bapak bahwa setiap tindakan akan menimbulkan konsekwensi akan dipahami olehnya.

Tuesday, March 17, 2009

Gambar-gambar Daffa

Daffa 4 thn 4 Bln

Untuk memfasilitasi kegemaran Daffa menggambar, maka selain membelikan dia papan tulis disertai spidol, crayon , cat air , dan pensil warna kami juga menyediakan satu rim kertas HVS untuk-nya. Kertas HVS ini lebih praktis dan lebih murah bagi kami dibanding buku gambar khusus.

Sampai saat ini, kertas HVS sudah hampir dua rim yang digunakan. Sebagian gambarnya tersebut kami kumpulkan dan setelah dilihat-lihat, hampir semua gambarnya adalah "kereta api" ha..ha..ha..

Berikut beberapa hasil karya Daffa.




Sunday, March 1, 2009

Stop Bullying

Daffa 4 thn 3 bln
Sabtu lalu bapak seharian tidak dirumah karena ada tugas kantor sekalian ingin ke Islamic Book Fair di Gelora Bung Karno. Pulangnya sudah dekat maghrib. Sampai di rumah dapat cerita dari ibu yang juga dapat cerita dari Daffa dan Mbak Nana-nya.

Ceritanya Daffa mengajak Mbak Nana untuk bermain di Taman di dalam cluster. Sesampai disana seperti cerita Daffa, ia bertemu dengan "anak yang nakal" "yang bermata besar dan berkulit hitam". Anak tersebut menurut cerita Daffa mengejar-ngejarnya menggunakan sepeda dan berkata kepadanya " Yang boleh main disini hanya yang menggunakan sepeda, yang tidak punya sepeda tidak boleh main disini !!".

Dari deskripsi Daffa kami tahu bahwa anak tersebut adalah anak tetangga kami yang kebetulan keturunan Arab sehingga berkulit lebih gelap dibanding Daffa dan juga bermata lebar. Anak tersebut sebenarnya bertubuh lebih kecil tapi lebih tua usianya dibanding Daffa. Daffa juga selama ini sangat anti kekerasan, dalam arti kalau bertemu dengan anak-anak lain yang terlihat lebih agresif, dia lebih baik menghindarinya.

Mendengar cerita ibu tersebut, bapak jadi teringat dengan kasus-kasus "Bullying" yang banyak terjadi dimasyarakat. Menurut bapak, kejadian yang menimpa Daffa tersebut termasuk dalam kategori Bullying. Sedihnya lagi, anak-anak tersebut masih seputaran balita atau lebih sedikit. Kalau dibiarkan bagaimana kedepannya.?

Sudah lama bapak memikirkan hal tersebut, bagaimana caranya agar Daffa tidak menjadi pelaku ataupun korban bullying ini. Dulu semasa kecil, bapak merasa menjadi korban bullying karena tidak dapat mengucapkan huruf "R" sehingga sejak usia SD sampai SMP sering menjadi korban ejekan dari teman-teman. Bapak tidak ingin hal tersebut terjadi juga terhadap Daffa sehingga sejak kecil bapak berharap dapat memberikan bekal mental dan fisik yang kuat kepadanya untuk tahan terhadap bullying yang mungkin akan terjadi nanti. Tapi caranya belum bapak ketahui, sehingga dari sekarang bapak dan juga ibu mudah-mudahan bisa terus belajar mencari ilmunya.


Sehubungan dengan hal tersebut, alhamdulillah bapak mendapatkan buku-buku yang Insya Allah mendukung di arena Islamic Book Fair di Gelora Bung Karno. Buku tersebut adalah " Stop Bullying" terbitan Serambi dan juga buku " The Wonder Boys" juga terbitan serambi. Kedua buku itu hanya seharga Rp.30.000 dari yang seharusnya Rp. 90-an ribu.
Buat yang belum ke Islamic Book Fair, ayo ramai-ramai kesana karena hanya sampai tanggal 8 Maret 2009 ini saja.

Monday, February 2, 2009

Metode Charlotte Mason

Daffa 4 Thn 2 Bln

Baru minggu ini sempat lagi membuka-buka email di yahoo.com begitu juga milis-milis. Salah satu email menginformasikan tentang dibuatnya milis baru yang berjudul ngobrolin-cm@yahoogroups.com yakni milis yang membicarakan seluk-beluk Metode Charlotte Mason. Langsung saja bapak mendaftar sebagai member.

Charlotte Mason adalah salah satu tokoh pendidik seperti Maria Montessori yang metodenya banyak diikuti khususnya oleh keluarga homeschool. Dari pengantar tentang metode Charlotte Mason (CM) yang diberikan, dikatakan bahwa Metode Charlotte Mason memakai living books dengan penekanan pada faktor kualitas ketimbang kuantitas, narasi ketimbang tes-tes tertulis, metode menyalin (copywork) untuk belajar menulis, mengeja, dan dasar tata bahasa, pengamatan terhadap alam sebagai sarana utama belajar dasar-dasar sains, serta sastra, puisi, seni, dan musik untuk mensuplai benak anak dengan ide-ide yang agung/indah.

Ringkasnya seperti saat anak lelaki anda yang tertarik pada tentara dan ingin tahu lebih banyak soal itu. Dengan CM, Anda akan membiarkan anak Anda belajar apa pun yang ia inginkan tentang tentara di waktu luangnya, tetapi di jam-jam sekolah, Anda tetap menugaskan dia bacaan-bacaan tentang sejarah secara kronologis dan sastra, sehingga ia juga tetap belajar soal sejarah dunia dan Indonesia, geografi, dsb. karena, seperti kata Charlotte Mason, Anda tidak akan pernah tahu hal apa yang bisa membakar gairah seorang anak, jadi mengekspos dia ke berbagai topik harus dijalankan. Tetapi, Anda akan membatasi jam sekolah supaya pendek sehingga ia punya banyak waktu untuk belajar soal tentara setelahnya."

Dari penjelasan diatas, ternyata secara tidak disadari, kami telah menerapakan hal tersebut terhadap Daffa. Daffa memiliki minat yang sangat tinggi terhadap kereta api. Sudah berbulan-bulan minatnya tersebut tidak berkurang. Untuk mendukung minatnya tersebut bapak membelikan banyak kereta mainan maupun kereta model untuknya bereksplorasi maupun berimajinasi. Gambar-gambar yang dibuatnya juga isinya hanya berupa kereta api, mulai dari Steam , Diesel sampai Listrik. Game komputer yang digemarinya juga didominasi tentang kereta api, seperti Simutrans , Trainz , RailRoad maupun Locomotion. Bapak sempat membelikan dia CD Bobby Bola maupun Akal Interaktif, tapi cuma sebentar dimainkan.

Bapak dan Ibu juga mengajak Daffa ke stasiun kereta api untuk melihat kereta api dari dekat(!), mengadakan perjalanan kereta api dari Bogor ke Jakarta untuk mengenalkan bagaimana rasanya berkendara dengan kereta api(!) dan juga ke Taman Mini Indonesia Indah untuk melihat Lokomotif Uap Tua yang ada disana.


Memang sih, disela-sela hobi tentang kereta apinya, bapak dan ibu juga sering mengajaknya bermain yang lain, menstimulusnya dengan kegiatan lain selain tentang kereta api dengan harapan, seperti kata Charlotte Mason, Anda tidak akan pernah tahu hal apa yang bisa membakar gairah seorang anak, jadi mengekspos dia ke berbagai topik harus dijalankan.


Tuesday, January 13, 2009

Israel dan Palestina

Daffa 4 thn 2 Bln
http://www.ynetnews.com/PicServer2/02012008/1354109/SJS16_wa.jpg

Beberapa minggu ini ramai pemberitaan tentang "tragedi di jalur Gaza". Sampai saat saya menulis ini, menurut berita televisi, sudah hampir 1000 orang dari rakyat Palestina yang terbunuh akibat serangan Israel di Jalur Gaza. 200-an korban diantaranya adalah anak-anak.

Karena seringnya pemberitaan ini maupun pembicaraan diantara kami di cibubur maupun di bogor sampai daffa ternyata juga mengamati dan sering menanyakan hal-hal seperti Israel itu apa, Palestina itu apa, dimana tempatnya, kenapa ada pemboman, kenapa Israel menembak orang Palestina dan sebagainya.

Kemarin malam, hujan sangat lebat seharian di Cibubur maupun di Jakarta. Dari kantor jalanan macet karena banyaknya daerah yang tergenang maupun banjir. Kami sampai di Cibubur setelah menempuh perjalanan lebih dari 2 jam. Badan rasanya capek sekali. Sampai jam 21.30 malam Daffa masih belum mau tidur, malah mengajak bapak belajar dengan majalahnya di kamar. Bapak mengajak Daffa untuk tidur dengan pengantar tidur adalah cerita tapi Daffa menolak.

Bapak : Daffa...yok bobok yuk...
Daffa : Nggak...., sambil asyik dengan majalahnya.
Bapak : Yuk cerita-cerita.....bapak ada cerita tentang Nabi-Nabi....Nabi Yusuf dan Israel..
Daffa : Nggak ah....Daffa nggak mau cerita-cerita..
Bapak : Atau cerita Nabi Musa dan Israel..
Daffa : Nggak...
Bapak : Nabi Ibrahim dan Israel..
Daffa : Nggak...
Bapak : Kenapa nggak mau...
Daffa : Daffa nggak suka....
Bapak : Nggak suka cerita..?
Daffa : Nggak suka dengan Israel..
Bapak : Kenapa nggak suka dengan Israel
Daffa : Israel suka nembak-nembak..
Bapak : Nembak-nembak siapa...?
Daffa : Palestina...

Ibu lalu ikut nimbrung...

Ibu : Memangnya Israel dan Palestina dimana..?
Daffa : Dengan agak lama menjawab.....di jalur gaza..

Sunday, January 4, 2009

Kegiatan Liburan (3) : Aktifitas di Rumah

Daffa 4 Thn 1 Bln
1. Membantu Mbak Nana mencuci.


Mungkin istilah "membantu" ini bisa dilihat berbeda oleh orang lain. Bagi Daffa sendiri, bermain air di tempat cucian, mengeluarkan kembali cucian dari ember, menggosok cucian di lantai dan sebagainya dianggap olehnya sebagai membantu Mbak Nana mencuci. Tapi bagi Mbak Nana, hal tersebut mungkin disebut mengganggu karena cucian yang akan dijemur malah dibasahi lagi, cucian yang sudah bersih malah digosok kembali dilantai yang kotor, dans sebagainya. Atau bagi kami, berbasah-basahan sampai lama di tempat cucian setelah rapi sehabis mandi adalah suatu hal yang tidak seharusnya.
Untungnya kami kemudian menyadari bahwa hal tersebut bisa jadi merupakan pembelajaran bagi Daffa. Rasa kepeduliannya akan pekerjaan rumah tangga mungkin bisa dibangun. Juga rasa dibutuhkan ataupun dihargai oleh orang yang lebih tua saat dia berniat membantu sudah tentu akan memperkaya rasa percaya diri ataupun empatinya di masa depan.

2. Bermain dan Menggambar.


Kebetulan di kompleks kami ada warga lama yang akhirnya menghuni rumahnya setelah sekian lama dibiarkan kosong. Kebetulan keluarga tersebut mempunyai anak lelaki yang lebih muda beberapa bulan dari Daffa. Daffa sangat antusias dengan hal tersebut karena sebelumnya teman mainnya adalah anak wanita yang lebih tua (8-9 thn) sehingga kalau tidak dibatasi mungkin setiap hari dia ingin bermain dengan anak tersebut (Noval).

Kegiatan utama mereka umumnya diisi dengan bermain dan menggambar kereta -:D selain menonton DVD seperti film Tom and Jerry, Casper maupun Donald.

Kalau sedang tidak ada temannya, permainan lainnya yang digemarinya adalah bermain pedang-pedangan dengan bapak dimana kami membuat pedang-pedangan dari sapu, dari dahan pohon maupun dari gulungan kertas. Perannya adalah kami bergantian menjadi Prince Of Pesia ataupun penjaga istana yang mengejar sang Pangeran.

3. Belajar tentang Peta.


Kegemaran lain Daffa adalah menggambar ataupun meneliti Peta. Baik Peta Dunia, Peta Bandung dan Jakarta, Peta Mudik maupun menggambar peta yang berisi lokasi rumah kami di Cibubur. Kalau sudah melihat-lihat Peta, gayanya sudah seperti Sherlock Holmes yang mencari petunjuk di Peta.

Kegiatan Liburan (2) : Ke Stasiun Jatinegara

Daffa 4 Thn 1 Bln


Tanggal 1 Januari yang lalu, kami mengantar Ibu Mbak Nana yang akan pulang ke Malang setelah seminggu berada di rumah kami. Kebetulan beliau akan naik kereta api ekonomi dari Stasiun Jatinegara. Beliau datang ke Jakarta hari Sabtu tanggal 26 Desember untuk mengantar adik Mbak Nana yang akan bekerja di Bekasi. Setelah semalam menginap rencananya beliau akan balik ke Malang hari minggu. Ternyata tiket ke malang untuk hari minggu sampai tanggal 30 Desember sudah habis terjual. Bapak lalu menyarankan untuk berangkat tanggal 1 Januari saja sehingga bisa beristirahat di Cibubur sampai tahun baru.

Sekitar jam 12.30 tanggal 1 Januari, kami berangkat dari Cibubur. Jadwal Kereta berangkat sekitar pukul 14.15. Kami sampai di Stasiun Jatinegara pukul 13.15 sehingga ada waktu sekitar sejam menunggu kereta ke malang.

Daffa senang sekali bisa ke stasiun dan melihat hilir mudik kereta di stasiun tersebut. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Daffa sudah mulai mengerti tentang kereta diesel, kereta listrik maupun kereta steam sehingga tingkat antusiasnya lebih tinggi. Tidak henti-hentinya dia minta di gendong untuk melihat lebih jelas saat kereta datang ataupun kereta berangkat.

Saat kereta datang, dari jauh dia sudah tau tipe kereta itu, apakah kereta diesel atau kereta listrik. Dia hanya perlu melihat asapnya saja. Kalau dari jauh asapnya sudah terlihat, itu pasti kereta diesel katanya. Jenis gerbong seperti gerbong penumpang, gerbong mesin, dan lainnya juga diamati dan dikomentari. Demikian juga dengan sambungan antar kereta yang kadang ada rantainya dan kadang cuma besi saja. Setidaknya, pengetahuan Daffa tentang kereta api semakin bertambah.

Kejadian menarik lainnya adalah terangkutnya Mbak Nana di kereta tujuan Malang tersebut. Karena terbatasnya waktu untuk kereta berhenti di Stasiun Jatinegara mengakibatkan Mbak Nana yang sedang membantu ibunya mencari tempat duduk terangkut karena kareta sudah berjalan kembali. Untungnya Mbak Nana bisa turun di Stasiun Bekasi sehingga tidak harus terangkut sampai Malang. Kami akhirnya melaju lagi ke Stasiun Bekasi untuk menjemput Mbak Nana di sana.


Kegiatan Liburan (1) : Ke Grand Indonesia

Daffa 4 Thn 1 Bln

Saat ditanyakan ke Daffa mau kemana libur Natal kali ini, jawabannya.. Grand Indonesia. Alasan terbesar bagi Daffa senang dengan Grand Indonesia adalah karena disana dia bisa mendapatkan suasana seperti lingkungan Istana Prince Of Persia, yang merupakan game kegemarannya. Kalau sudah disana, imajinasinya akan timbul dan Daffa seakan-akan menjadi seorang Prince Of Persia yang berjuang untuk menyelamatkan Sang Putri.



Bagi bapak, sudah tentu Toko Buku Gramedia menjadi salah satu tujuan utama. Pulang-pulang "berhasil" dibawa buku ibu "Ms. Jinjing : Belanja Sampai Mati" dan DVD Daffa "Bobby Bola dan Nano".